Hari Jadi Kabupaten Pandeglang yang ke-147 : Di Usia yang sudah senja, apakah sudah bisa menjawab segala permasalahannya ?
Tanggal 1 April adalah salah satu hari yang tidak bisa dilupakan oleh masyarakat Pandeglang, dimana tanggal tersebut telah terjadi peristiwa bersejarah dengan berdirinya Kabupaten Pandeglang. Dengan memperhatikan SK Gubernur Jenderal Hindia Belanda tanggal 24 November 1887 Np. 1/c tentang batas Kota Serang dan bagian Kota Pandeglang, Caringin dan Lebak Pasal 29, 31, 33, 67c dan 131 Reglement (STBL Van Nederlanch India Tahun 1925 No. 380 LN. 1924 No. 74 Pasal 1) maka ditunjuk kawedanaan Pandeglang, Menes, Caringin dan Cibaliung. Kemudian berdasarkan Surat Menteri Jajahan tanggal 13 dan 20 November 1873 No. LAA.AZ No.34/209 dan 28/2165 menetapkan bahwa: Jabatan Kliwon pada Bupati dan Patih dari Afdeling Anyer dan Serang dan Keresidenan Banten dihapuskan; Bupati mempunyai pembantu yaitu Mantri Kabupaten dengan gaji 50 gulden; Kepala Distrik mempunyai gelar Jabatan Wedana dan Onder Distrik mempunyai gelar Jabatan Asisten Wedana; Berdasarkan Staatsblad 1874 No. 73 Ordonasi tanggal 1 Maret 1874, mulai berlaku 1 April 1874 menyebutkan pembagian daerah, diantaranya;
1. Kawedanan Pandeglang
2. Kawedanan Baros
3. Kawedanan Ciomas
4. Kawedanan Kolelet
5 Kawedanan Cimanuk
6. Kawedanan Caringin
7. Kawedanan Panimbang
8. Kawedanan Menes
9. Kawedanan Cibaliung
Dipandeglang sendiri sejak tanggal 1 April 1874 telah adanya Pemerintahan. Lebih jelas lagi dalam Ordonasi 1887 No.224 tentang batas-batas wilayah Keresidenan Banten, termasuk batas-batas Kabupaten Pandeglang. Pada tahun 1925 dengan Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda tanggal 14 Agustus 1925 No. IX, maka telah jelas bahwa Kabupaten ini telah berdiri sendiri, tidak di bawah keresidenan Banten pada saat itu. sedangakan dari nama "Pandeglang" itu sendiri berasal dari kata "Pandai Gelang" yang artinya orang tukang atau tempat menempa gelang. pendapat ini dikaitkan dengan legenda "Si Amuk" yang konon kabarnya di buat d Desa Kadupandak oleh pandai besi yang termasyur pada zaman Kesultan Banten. Sementara dari pendapat yang lain mengenai arti kata "Pandeglang" berasal dari kata "Paneglaan" yang artinya tempat melihat ke daerah lain dengan jelas. Hal ini seperti dikemukakan dalam satu buku "Pandeglang itu asal dari kata Paneglaan, tempat melihat ke mana-mana". Dan pendapat lain mengatakan bahwa "Pandeglang berasal dari kata "Pani-Gelang" yang artinya "tepung gelang". Karena pada tahun 1527 Banten jatuh seluruhnya ke tangan Syarif Hidayatullah yang kemudian diperkuat untuk kepentingan perdagangan.
Pemerintahan Daerah Pandeglang atau Bupati Pandeglang pertama kali dijabat oleh R.T. Aria Tjondronegoro Djayanegara dari tahun 1848 s/d 1849. hampir sudah 32 pergantian pemimpin Kabupaten hingga sekarang di jabat oleh Irna Narulita. Dengan usia yang sudah semakin senja dan menua dan juga silih bergantinya para pemimpin daerah seharusnya Pandeglang menjadi daerah yang maju dan jauh dari ketertinggalan. tetapi kenyataanya, permasalahan sosial masih menggerogoti daerah ini dengan masih sering terjadinya kesenjangan sosial yang terjadi masyarakat sampai ini. mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, kemiskinan dan akses atau insfrastruktur jalan yang masih belum bisa diseesaikan sampai sekarang. apalagi daerah-daerah pelosok yang kurang tersentuh oleh tangan elit pemerintah. hal ini tentunya menjadi sangat miris dan prihatin dengan realita yang terjadi, mengingat usia yang sudah cukup senja dan mapan, seharusnya bisa lebih maju dari segala sektornya.
Kepala Kecamatan atau Kepala Desa seharusnya bisa menjadi kepanjangan tangan Pemerintah daerah dalam membantu segala permasalahan yang terjadi di masyarakat. Bisa bersinergi dengan masyarakat sekitar untuk menjawab segala permasalahan yang ada. Mengingat anggaran pemerintah daerah dan juga anggaran desa yang sangat besar, tetap saja tidak bisa membantu masyarakat dalam hal kesejahteraan. lantas kemana kah larinya anggaran tersebut ?
Harapan saya sebagai penulis, semoga dengan bertambahnya usia ini, kesejahteraan bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya segelintir orang saja. selain itu juga hak pendidikan bisa dirasakan oleh generasi penerus bangsa yang tidak mampu serta pembangunan Infrastruktur yang sangat sentral karena menjadi jalur komodi yang menhubungkan antar desa atau kampung. banyak sekali pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh Pemerintah deerah sekarang agar bisa menjawab segala permasalahan yang ada di daerah Pandeglang.
Sumber : https://id.m.wikipedia.org
Komentar
Posting Komentar